Jakarta - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum berkicau soal turunnya elekabilitas PD di survei terakhir. Anas menilai 'Jokowi Effect' penyebab turunnya elektabilitas PD.

"Pak SBY menjadi Ketum hasil KLB pada akhir Maret 2013, angka PD 11,7 persen. Skrg, Oktober 2013 angka PD 9,8. #angkabicara," tulis Anas diakun mikroblogingnya @anasurbaningrum, Senin (21/10/2013).

Anas menjelaskan dengan iklim politik saat ini, para petinggi PD diminta untuk bekerja makin keras. Ada dua hal yang menurut Anas harus menjadi perhatian serius yaitu angka kepuasan publik kepada pemerintah yang tidak kunjung naik bahkan disebut terus menurun.

"Kedua, hadirnya "musim politik" baru, yakni "musim politik" Jokowi. Ada tanda harapan publik bergerak menuju Jokowi," kata Anas.

Menurutnya, angka kepuasan publik terhadao Pemerintah selalu terkait erat dengan elektabilitas partai pemerintah. "Ini hukum besi politik," ujarnya.

"Kalau sekarang PD angkanya 9,8 persen, itu tidak aneh. Mudah dikonfirmasi dng angka kepuasan publik kpd Pemerintah. #angkabicara," Imbuh Anas dalam kicauannya.

Pada akhirnya, Anas menilai PD pernah menikmati masa jayanya di tahun 2009 dengan tingkat kepuasan publik yang tinggi dan mengantarkan PD menjadi juara pemilu. Kicauan Anas ini selalu diberikan hastag 'angka berbicara' yang merujuk pada survei politik soal elektabilitas parpol.
 
Top